Blog

Momentum Kertajati Menggeliatkan Perekonomian

Momentum Kertajati Menggeliatkan Perekonomian

Momentum Kertajati Menggeliatkan Perekonomian – Momentum Kertajati Menggeliatkan Perekonomian – 24 Mei 2018 adalah momentum yang sangat penting bagi masyarakat Jawa Barat, dan dunia perbangan Indonesia.
Momentum Kertajati Menggeliatkan Perekonomian

Bandar Udara Internasional Kertajati atau lebih dikenal dengan Bandar Udara Internasional Jawa Barat (BIJB) adalah Bandar Udara yang dibangun didaerah Kabupaten Majalengka, Jawa Barat diatas lahan seluas 5000 ha. (wikipedia)

Wajah baru dunia penerbangan Indonesia, BIJB menjadi fenomenal dikarenakan menghabiskan anggaran lebih kurang 27.5 T, dibangun didaerah yang sebelumnya jauh dari perkiraan orang pada umumnya.

 

Berapa Jarak Tempuh Menuju BIJB?

Menurut informasi laman wikipedia jika dihitung dari Bandung Timur (exit tol Cileunyi) berjarak 100 KM, yang akan terhubung dengan proyek infrastruktur nasional Tol CISUMDAWU. Lebih lanjut Menko Kemaritiman Luhut B Panjaitan dalam laman Detik.com mengatakan:

“Menko Kemaritiman Luhut Panjaitan mengatakan, BIJB akan terhubung dengan jalan tol Cisumdawu, Pelabuhan Patimban yang akan dibangun, hingga kawasan industri di Bekasi, Karawang, dan Purwakarta.”

Dampak Bandar Udara Internasional Jawa Barat (BIJB)

Bagi pebisnis ini merupakan angin segar, karena letak BIJB secara waktu lebih dekat kekawasan industri di Bekasi, Karawang, dan Purwakarta. Sehingga diharapkan dapat memangkas waktu tempuh lebih cepat dibanding ketika harus landing di Bandara Internasional Soekarno Hatta – Cengkareng, mengingat kemacetan di Ibukota dan Tol menuju kawasan industri tersebut.

Jatinangor yang Strategis

Jatinangor dalam hal ini sangat diuntungkan, karena selain kota pendidikan terbesar di Indonesia dengan 4 Perguruan Tinggi Negeri Ternama, Lokasi Jatinangor adalah gerbang menuju Bandara Kertajati, dengan akan dibangunnya gerbang tol CISUMDAWU.

Ketika ada akses Infrastruktur, tanah di Jatinangor adalah “Harta Karun” karena mau tidak mau nilai aset didaerah ini akan terus bertumbuh. Menggeliatnya roda perekonomian Jatinangor sebenarnya sudah ada sejak tahun 1991 – Mulai beroperasionalnya Tol PADALEUNYI (Padalarang – Cileunyi)

(Baca: 3 Golden Moment yang Melejitkan Jatinangor)

Sejak saat itu serentak Jatinangor menggeliat dengan berbagai pembangunan Infrastrukturnya: Relokasi 4 PTN ternama (UNPAD,IPDN,IKOPIN dan ITB). Fenomena ini berbanding lurus dengan bertumbuhnya permintaan atas hunian terutama hunian untuk sewa. 60.000 mahasiswa tiap tahunnya membutuhkan hunian di Jatinangor.

Golden Moment kedua sudah dimulai dengan mulai beroperasinya Bandara Internasional Kertajati, selanjutnya tinggal menunggu waktu dibukanya Akses Tol CISUMDAWU diperirakan sebagai Golden Moment ketiga bahkan mungkn terakhir.

Golden moment diatas adalah peluang bagi anda untuk ikut berpartisipasi. Jatinangor sekarang sudah memiliki sebutan baru selain sebagai destinasi pendidikan tinggi bonafid juga sebagai Kota Destinasi Investasi. Sekarang giliran anda yang memutuskan apakah akan menjadi penonton atau menjadi pemain…

Tag: ,