Blog

Kota Pendidikan: Mengenal Lebih Jauh Tentang Jatinangor

Kota Pendidikan: Mengenal Lebih Jauh Tentang Jatinangor

Kota Pendidikang: Mengenal Lebih Jauh Tentang Jatinangor Jatinangor secara administratif termasuk wilayah Kab.Sumedang, adalah salah satu kecamatan di Kabupaten Sumedang. Berdasarkan siaran wikipedia Jatinangor mempunyai luas wilayah 262 km2 dengan batas-batas wilayah sebagai berikut:

Batas – Batas Wilayah Kecamatan Jatinangor

  • Bagian Utara, berbatasan langsung dengan Kecamatan Sukasari dan Tanjungsari.
  • Bagian Selatan, berbatasan langsung dengan Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung.
  • Bagian Barat, berbatasan langsung dengan Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung.
  • Bagian Timur, barbatasan langsung dengan Kecamatan Tanjungsari dan Cimanggung.

Dengan luas wilayan 262 km2, Jatinangor di bagi menjadi 12 Desa/Kelurahan seperti: Cibeusi,Cikeruh,Cilayung,Cileles,Cinta Mulya,Cipacing,Cisempur,Hegarmanah,Jatimukti,Jatiroke,Mekargalih, dan Desa Sayang.

Jatinangor Tempo Dulu

seperti yang dilansir di laman WIKIPEDIA, Jatinangor dulunya adalah merupakan kawasan perkebunan teh dan pohon karet yang dimiliki oleh perusahaan swasta milik pemerintah Belanda seluas 962 hektare dimulai dari yang sekarang IPDN (Institut Pemerintahan Dalam Negeri) hingga Gunung Manglayang. Terdapat peninggalan berupa menara lonceng dan jembatan cincin yang ikonik, namun sayang peninggalan tersebut tidak terawat dengan baik. Sehingga menara lonceng dan jembatan lonceng keberadaannya sekarang ini kurang perhatian dari pemerintahan setempat.

Pada masa itu telah dibangun jalur Kereta Api dari Rancaekek yang berakhir di Tanjungsari, Sumedang. keberadaan jalur kereta api ini berguna untuk mengangkut hasil-hasil perkebunan dari Tanjungsari,Jatinangor ke Rancaekek. Atas permintaan militer juga jalur kereta tersebut digunakan untuk angkutan umum mobilitas dari Jatinangor menuju ke Rancaekek. Namun peninggalan jejak kereta api yang dulu menggeliatkan roda perekonomian Jatinangor sekarang sudah sulit untuk dilacak, dikarenakan sebagian besar sudah tumbuh pemukiman-pemukiman diatas lahan tersebut. Pada masa sekarang tersiar kabar akan di re-aktifasi lagi jalur kereta tersebut, dan semoga bisa terealisasi secepatnya. karena dengan adanya moda transportasi baru yaitu kereta api ke Jatinangor tentunya diharapkan dapat membantu dan mengatasi kemacetan saat ini di Jatinangor.

Ada Apa Dengan Jatinangor Kini

Dulu sempat ada perkebunan dari mulai IPDN sampai dengan gunung manglayang, hamparan hijau itu sudah sepi dari hiruk pikuk pemetik teh perkebunan. Jatinangor sekarang adalah tempat dimana 4 PTN tinggal (ITB,UNPAD,IPDN dan IKOPIN), yang setiap tahun jumlah penduduknya bertambah sekurangnya 60 ribuan jiwa. Hal ini dikarenakan setiap tahun selalu ada penerimaan mahasiswa baru dari 4 PTN tersebut.

Bukan berarti tanpa masalah, karena dengan hadirnya mahasiswa tersebut menyisakan permasalahan yang harus diatasi. Secara hitung-hitungan daerah ini Defisit hunian untuk memenuhi permintaan atas kos-kosan. Maka di sepanjang jalan raya jatinangor banyak berdiri gedung-gedung tinggi; apartemen. Apartemen diharapkan menjadi jawaban atas permintaan atas hunian kos-kosan. Karena tren kedepan mahasiswa akan lebih memilih Apartemen sebagai tempat tinggal yang layak, aman dan nyaman.

Selain apartemen disini juga tumbuh subur Hotel, kurang lebih terdapat 2 – 3 hotel di jalan utama jatinangor. Setiap tahunnya masih saja belum bisa memenuhi pengunjung jika terjadi agenda tahunan seperti wisuda, dan acara-acara lainnya di 4 kampus PTN tersebut.

Jalan Tol – CISUMDAWU – Bandara Kertajati

Jatinangor adalah gerbang utama menuju Kabupaten Sumedang. Gerbang Tol Cileunyi – Akses Tol CISUMDAWU adalah akses strategis dari kota ini. Kurang lebih 1 jam menuju Bandara Internasional Jawa-Barat (BIJB) atau banyak yang menyebut Bandara Internasional Kertajati. Peluang Investasi baru, bagi para investor, dengan adanya akses strategis tersebut jelas akan memicu roda perekonomian masyarakat sekitar. Karena tidak perlu lagi menuju Bandara Soekarno – Hatta, Bandara Kertajati pun dioperasionalkan sebagai Bandara Internasional.

Tag: , , ,